pengertian dan manfaat
MONOLAURIN(VCO)
Adalah senyawa yang terkandung dalam buah kelapa yang memiliki
kadar air dan kadar asam lemak bebas yang rendah, berwarna bening, serta
berbau harum. Selain itu, monolaurin tidak mengandung kolesterol.
Monolaurin merupakan suatu senyawa yang bersifat antivirus, antibakteri,
dan antijamur. Monolaurin dapat merusak membran lipida (lapisan
pembungkus virus) salah satunya virus HIV. Monolaurin dapat menurunkan
tumpukan lemak dalam tubuh, mengurangi pembentukan gumpalan-gumpalan
darah, mengendalikan radikal bebas dalam sel, menurunkan kadar
kolesterol darah dan lever, menambah cadangan antioksidan dalam sel, dan
menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan kanker. Data empiris
menunjukan bahwa mengkonsumsi monolaurin secara rutin sebagai bagian
dari menu makan sehari-hari mempunyai system imun yang lebih baik dan
bebas dari penyakit kardiovaskuler, kanker dan penyakit-penyakit
degeneratif lainnya. Berdasarkan kenyataan tersebut maka penelitian
tentang manfaat monolaurin ditinjau dari aspek kesehatan semakin
meningkat dan terbukti, monolaurin mengandung asam lemak yang sangat
baik untuk kesehatan sehingga Dr. E.V.Carandang dalam paper “Coconut
Uses and Issues on Its Health and Nutraceutical Benefits” menyebutkan
bahwa monolaurin dari buah kelapa dapat digolongkan sebagai pangan
fungsional atau Nutraceutical.
MONOLAURIN telah terbukti dapat mengobati berbagai penyakit seperti ;
- Kanker
- Diabetes
- HIV
- Hipertensi
- Jantung
- Hepatitis
- Stroke
- Kolesterol
- Asam urat
- Prostate
- Maag
- Ambeyen
- Oestoporosis
- Patah Tulang
- Influenza
- Penyakit Kulit
- Kerontokan Rambut
- Ketombe
- Ejakulasi dini
- Obesitas
- Ginjal
- Liver
- Epilepsi
- Menghaluskan kulit
- Memutihkan gigi
- Masuk Angin
- Menurunkan berat badan
- Meningkatkan nafsu makan
- Mencerdaskan anak
- dll
MONOLAURIN PENDUKUNG UTAMA KESEHATAN DUNIA
Dr.Enig dalam artikel “COCONUT : IN SUPPORT OF GOOD HEALTH IN THE 21st
CENTURY” menjelaskan beberapa hasil penelitian yang sudah dilakukan
sejak tahun 1978 dan terbukti bahwa Monolaurin dapat menginaktivkan
beberapa bakteri pathogen penting seperti Listeria monocytogenes,
Staphylococcus aureus, Streptococcus agalactiae, Streptococcus grup A,F
dan G. Monolaurin juga mempunyai efek antiaging sehingga dapat digunakan
untuk perawatan kulit. Bahkan Dr. Mary G. Enig PhD., ahli biokimia dan
nutrisi Amerika Serikat dengan lantang menyatakan bahwa monolaurin dari
buah kelapa ini dapat mengatasi AIDS. Senyawa yang berasal dari asam
laurat itu mampu menyusup melewati membrane lemak virus dan
menghancurkannya.